"Penyebabnya adalah mesin penggiling kain korslet kemudian mengeluarkan percikan api. Karena di sini dipenuhi bahan-bahan mudah terbakar jadi api cepat besar," ujar Petugas Piket Sudin Damkar dan PB Jakbar Fudholi di Jl. Akasia Dalam No 34 Rt 08/Rw 12, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (27/2/2014).
Menurut data yang ia peroleh, kain perca di industri ini digiling untuk menjadi kapas dan busa. Hasilnya kemudian dimanfaatkan untuk isi sofa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Api padam dan selesai didinginkan pukul 17.45 WIB. Kebetulan pemilik industri tidak ada di tempat dan karyawan tidak tahu di mana," imbuh Fudholi.
Sementara itu nampak di dekat lokasi seorang pria tinggi berjaket merah menatap ke kontrakan tersebut. Rupanya dia salah seorang pegawai.
"Saya cuma bagian pengawas karyawan. Jadi tidak tinggal di sini. Bos lagi ada di Bali," ujar pria yang enggan menyebut nama itu.
(bag/ega)










































