"Siapa yang mau main-main? silahkan. Tapi ya nanti dicopot kalau bener," kata Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (27/2).
Jokowi pun tampak mengernyitkan dahi saat ditanya soal itu. Dia menyayangkan jika hal itu benar terjadi, sebab rusun tersebut menyangkut hajat hidup orang banyak, terutama bagi warga relokasi bantaran kali.
"Itu artinya, dalam rangka pelayanan dalam masyarakat tidak serius," ujarnya.
Saat ditanyai, Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, Yonathan Pasodung mengatakan, pihaknya sudah memegang data oknum PNS tersebut dan akan membuat laporan ke Polisi.
"Data sudah kita pegang. Ini mau kita lapor ke Polisi. Kita lihat saja nanti pidana atau perdata," ujar Yonathan.
(jor/aan)











































