"Saya ke sini cuma mau silaturahmi saja, mau lihat," kata Patrialis di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2014).
Patrialis mengaku memang sengaja datang ke pengadilan tipikor untuk silaturahmi dengan Akil. Namun dia belum bisa memastikan apakah bakal mengikuti sidang dakwaan Akil hingga selesai atau tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam dokumen yang didapatkan, ada belasan sengketa pilkada yang diurus Akil. Tarifnya pun berbeda-beda.
Ada yang Rp 500 juta. Bahkan ada juga yang menyentuh angka Rp 20 miliar. Tak cuma itu, Akil juga bakal didakwa kasus pencucian uang.
Hingga berita ini diturunkan, sidang Akil belum digelar.
(mok/rmd)










































