HUT GAM, Kondisi Aceh Normal
Sabtu, 04 Des 2004 12:49 WIB
Aceh - Hari ini adalah HUT Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke-28, sejauh ini aktivitas masyarakat di Aceh berjalan normal, demikian juga sarana transportasi antar kota dan kabupaten. Namun demikian, polisi sempat menangkap 39 warga sipil di Banda Aceh. Demikian pantauan detikcom, Sabtu (4/12/2004). Aktivitas warga di sejumlah tempat, seperti Pidie, Aceh Utara, Aceh Timur dan juga wilayah barat selatan dilaporkan normal dan berjalan sebagaimana biasanya. Pasar tetap buka dan transportasi tetap jalan. "Tapi penumpang agak sepi hari ini. Mungkin lebih memilih melakukan perjalan besok. Tapi kita tetap jalan," aku Nana, seorang penjaga loket di Terminal Setui, Banda Aceh pada detikcom. Dari terminal bus Lhokseumawe, Aceh Utara, seorang warga, Ida Nur mengatakan, meski pagi tadi suasana lebih sepi dari biasanya, siang ini sudah kembali normal. "Anak-anak tetap bersekolah, pasar juga buka. Seperti biasalah. Hanya saja untuk transportasi darat menuju Medan berkurang karena sepinya penumpang. Mungkin karena takut banyak sweeping di jalan," ujarnya. Dicurigai, 39 Sipil Ditangkap Sementara itu, sebanyak 39 warga asal Bireun ditangkap pihak Polsek Ingin Jaya, Banda Aceh, Jumat (3/12/2004) sekitar pukul 00.00 WIB. "Tapi sudah kita lepas hari ini karena telah siap diperiksa," jelas Kabid Humas Polda NAD, Kombes Sayed Hoesayni pada detikcom, Sabtu (4/12/2004) siang. Penangkapan itu dikatakan Sayed bermula dari kecurigaan karena ke-39 orang tersebut berkumpul di dalam satu rumah. "Apalagi menjelang 4 Desember ini. Tapi ternyata setelah kita periksa, KTP-nya lengkap. Ternyata, mereka itu tukang panjat kelapa yang dibawa toke-nya ke Banda Aceh dan tidak lapor ke keuchik (kepala lingkungan) setempat," terang Sayed lebih lanjut. Sayed juga menjelaskan, sejak kemarin hingga siang ini belum ada laporan gangguan yang dilakukan GAM di seluruh daerah, seperti baku tembak atau pengibaran bendera. "Sejauh ini, semuanya berjalan biasa, normal dan kita sampai siang ini belum mendapat laporan adanya gangguan yang dilakukan GAM. tapi belum tahu juga. Tapi, yang jelas sampai siang ini, semuanya masih aman-aman saja," demikian Sayed.
(dit/)











































