Mereka tidak ingin Risma meninggalkan rakyat Surabaya yang membutuhkan pemimpin berani.
Lalu apa komentar Risma atas dukungan dari sejumlah pihak itu? Berikut komentar sarjana arsitektur ITS ini seperti dirangkum detikcom: Rabu (19/2/2014):
|
|
1. Luar Biasa
|
|
"Ini sudah luar biasa. Cuma kan saya yang bisa merasakan," kata Risma singkat di ruang kerjanya, di Balai Kota Surabaya, Selasa (19/2/2014).
1. Luar Biasa
|
|
"Ini sudah luar biasa. Cuma kan saya yang bisa merasakan," kata Risma singkat di ruang kerjanya, di Balai Kota Surabaya, Selasa (19/2/2014).
2. Kekuatan Tambahan
|
|
"Terimakasih supportnya. Semoga menjadi kekuatan tambahan. Itu saja," kata Risma saat ditemui di Balai Kota Surabaya, Senin (17/2/2014).
Apakah dukungan semacam ini bisa kembali menguatkan Risma supaya tidak mundur dari jabatan?
"Saya nggak boleh komentar banyak-banyak ke teman-teman," pungkas Risma.
2. Kekuatan Tambahan
|
|
"Terimakasih supportnya. Semoga menjadi kekuatan tambahan. Itu saja," kata Risma saat ditemui di Balai Kota Surabaya, Senin (17/2/2014).
Apakah dukungan semacam ini bisa kembali menguatkan Risma supaya tidak mundur dari jabatan?
"Saya nggak boleh komentar banyak-banyak ke teman-teman," pungkas Risma.
3. Suruh Copot Baliho #SaveRisma
|
|
"Bu Risma langsung perintahkan. Yang ada tulisan-tulisan dan gambar Risma, diambil saja," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbang Linmas) Soemarno di Balai Kota Surabaya, Senin (17/2/2014).
Baliho-baliho tersebut dianggap menyalahi aturan. "Itu baliho punya orang lain, kemudian ditulisi #SaveRisma pake cat piloks dan spidol besar," kata Soemarno.
Menurut data yang dihimpun, puluhan baliho bertuliskan #SaveRisma banyak dijumpai di jalan-jalan protokol di Surabaya. Sebanyak 15 baliho telah dicopot.
3. Suruh Copot Baliho #SaveRisma
|
|
"Bu Risma langsung perintahkan. Yang ada tulisan-tulisan dan gambar Risma, diambil saja," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbang Linmas) Soemarno di Balai Kota Surabaya, Senin (17/2/2014).
Baliho-baliho tersebut dianggap menyalahi aturan. "Itu baliho punya orang lain, kemudian ditulisi #SaveRisma pake cat piloks dan spidol besar," kata Soemarno.
Menurut data yang dihimpun, puluhan baliho bertuliskan #SaveRisma banyak dijumpai di jalan-jalan protokol di Surabaya. Sebanyak 15 baliho telah dicopot.
4. Senang Didukung Megawati
|
|
"Karena mungkin juga saya nggak ngerti (tentang politik)," ujar Risma di Balai Kota Surabaya, Senin (17/2/2014).
Menurut Risma, Megawati memintanya mengurus rakyat Surabaya.
"Ibu Mega juga pernah bilang begitu. Sudah Mbak Risma nggak perlu ngurusi politik. Mbak Risma ngurusi rakyatnya saja," kata Risma mengutip ucapan Megawati.
"Ya sudah toh aku ngurusi itu saja. Lain-lainnya aku nggak ngerti. Kalau menurut aku salah ya salah. Kalau benar, ya benar," tambah Risma.
4. Senang Didukung Megawati
|
|
"Karena mungkin juga saya nggak ngerti (tentang politik)," ujar Risma di Balai Kota Surabaya, Senin (17/2/2014).
Menurut Risma, Megawati memintanya mengurus rakyat Surabaya.
"Ibu Mega juga pernah bilang begitu. Sudah Mbak Risma nggak perlu ngurusi politik. Mbak Risma ngurusi rakyatnya saja," kata Risma mengutip ucapan Megawati.
"Ya sudah toh aku ngurusi itu saja. Lain-lainnya aku nggak ngerti. Kalau menurut aku salah ya salah. Kalau benar, ya benar," tambah Risma.
Halaman 2 dari 10











































