Saat Gunung Kelud meletus, Kamis (13/2), warga tidak sempat mengevakuasi hewan ternak dan barang-barang penting. Beruntung, benda berharga tersebut masih utuh, Minggu (16/2/2014).
Desa yang 3 hari sebelumnya sepi, hari ini ramai kendaraan, khususnya pikap dan truk. Mereka naik turun membawa sapi ke tempat lebih aman.
"Sebenarnya kemarin mau saya ambil. Tapi kemarin turun hujan angin disusul hujan abu sehingga baru mulai tadi pagi saya kembali untuk evakuasi ke Blitar Selatan," kata Wandi (48) warga setempat.
Selain mengevakuasi sapi, beberapa warga juga membetulkan atap yang ambruk karena tidak kuat menahan abu vulkanik. "Mau bersihkan pasirnya dulu yang lumayan tebal, sekitar 40 cm. Perbaikinya nanti kalau kondisi sudah normal, semoga tidak terkena abu lagi," kata Hariyadi.
Desa Pandansari berdekatan dengan wisata waduk Selorejo. Kondisi cukup parah. Seluruh atap rumah warga berlubang terkena material Kelud. Beberapa rumah ambruk.
(bdh/try)











































