"Panel dibuat sesuai data di lapangan. Jumlah memang tujuh sementara ini," ujar Dandim 0818 Letkol Solikhin kepada detikcom di Posko Kecamatan Pujon, Minggu (16/2/2014) siang.
Data Satgas Kodim 0818 Kabupaten Malang menyebutkan korban meninggal adalah :
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Poniti (73), warga Dusun Plumbung, Desa Pandansari
3. Sanusi (80), warga Desa Pandansari
4. Syairi (70), warga Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon
5. Ibu Yah (70), warga Desa Pandansari
6. Sutinah (70), warga Dusun Sumberagung, Desa Ngadirejo, Kecamatan Pujon
7. Sayini (62), warga Dusun Tulungrejo, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang masih melakukan identifikasi terkait jumlah korban meninggal. Kepala BPBD Hafie Lutfi enggan menjelaskan jumlah korban meninggal.
"Masih proses identifikasi. Jadi belum ada jumlah," sambung Lutfi yang dihubungi terpisah.
Berdasarkan data BNPB, jumlah korban meninggal tercatat 4 orang. Berikut nama-nama mereka:
1. Pontini atau dipanggil Mbok Nya (60, P) warga Dusun Plumbang, Desa Pandansari, Kec Ngantang, Kab Malang karena sesak nafas akibat abu vulkanik.
2. Sahiri atau dipanggil Sair (70, L) warga Dusun Ngutut, Desa Pandasari, Kec Ngantang, Kab Malang karena tertimpa tembok saat menunggu kendaraan evakuasi.
3. Sanusi (80, L) warga Dusun Plumbang, Desa Pandansari, Kec Ngantang, Kab Malang karena sesak nafas saat berlindung di bawah meja.
4. Sutinah (97, P) Dusun Ngadirejo, Desa Sumberagung, Kec. Ngantang, Kab. Malang , meninggal karena sesak nafas
Keempat korban tinggal di desa yang berada di radius tujuh kilometer dari puncak kawah Gunung Kelud. Tebal abu di lokasi tersebut mencapai 20 cm.
(bdh/trw)











































