Gunung Kelud Terakhir Meletus November 2007, Aktif Lagi Januari 2014

Gunung Kelud Terakhir Meletus November 2007, Aktif Lagi Januari 2014

- detikNews
Jumat, 14 Feb 2014 13:22 WIB
(Foto: Zainal Effendi/detikcom)
Jakarta - Gunung Kelud adalah gunung vulkanik yang diketahui terakhir meletus pada November 2007. Gunung ini diketahui aktif 7 tahun kemudian, tepatnya pada Januari 2014.

"Aktivitas terakhir terjadi pada tahun 2007 diawali dengan peningkatan aktivitas kegempaan dan diakhiri dengan erupsi efusif (peristiwa keluarnya magma dalam bentuk lelehan lava, red) pada tanggal 3-4 November 2007 berupa kubah lava di tengah danau kawah," demikian kata Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) seperti dikutip detikcom dari laman PVMBG, Jumat (14/2/2014).

Gunung Kelud adalah gunung api berbentuk strato, secara administratif terletak di tiga Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur dan secara geografis terletak pada posisi 7º 56’ 00” LS, 112º 18’ 30” BT dengan ketinggian puncak 1.731 meter di atas permukaan laut.

Berikut kronologi aktifnya Gunung Kelud hingga meletus pada 2014:

Januari 2014

Terjadi peningkatan jumlah kegempaan di Gunung Kelud yang didominasi oleh Gempa Vulkanik Dangkal (VB) dan Vulkanik Dalam (VA).

Tanggal 15

Gempa vulanik dalam meningkat sejak tanggal 15 Januari 2014 dengan kisaran 22-157 kejadian per hari atau rata-rata harian 90 kejadian.

Tanggal 27

Gempa vulkanik dangkal teramati meningkat signifikan dalam kisaran 13-90 kejadian per hari atau rata-rata 37 kejadian/hari.

Februari 2014

Tanggal 2

Berdasarkan peningkatan kegempaan vulkanik yang cukup signifikan tersebut, status Gunung Kelud dinaikkan dari Normal (Level I) menjadi Waspada (Level II).

Tanggal 3-10

Kegempaan didominasi oleh Gempa Vulkanik Dangkal (VB) dan Vulkanik Dalam (VA).

Tanggal 5-8

Teramati adanya peningkatan energi sejak tanggal 6 Februari.

Gempa tersebar di sekitar Gunung Kelud, dengan kedalaman di bawah 5 km, dari bawah puncak dan umumnya terkonsentrasi pada kedalaman 1,5 km sampai 2,5 km.

Tanggal 9

Terjadi peningkatan energi di mana amplitudo (simpangan yang paling jauh pada getaran, red) gempa-gempa vulkanik relatif membesar dan jumlah yang meningkat. Kalkulasi hiposenter gempa-gempa Vulkanik memperlihatkan sebaran gempa di sekitar Gunung Kelud dengan kedalaman mencapai 3 km di bawah puncak.

Tanggal 13

Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental serta potensi ancaman bahaya Gunung Kelud, pukul 21.15 WIB status kegiatan Gunung Kelud dinaikkan dari SIAGA (level III) menjadi AWAS (level IV).Masyarakat di sekitar Gunu Kelud dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan melakukan aktivitas dan mendekati kawah dan yang ada di puncak Gunung Kelud dalam radius 10 km dari kawah aktif.


(nwk/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads