Jurnalis Dilarang Meliput, Warga Dilarang Hadiri HUT GAM
Jumat, 03 Des 2004 15:31 WIB
Banda Aceh - Menjelang HUT ke-28 GAM pada Sabtu besok, Penguasa Darurat Sipil Daerah (PDSD) Irjen Pol Bachrumsyah Kasman mengeluarkan maklumat. Isinya, melarang warga hadir pada upacara HUT GAM.Wartawan juga dilarang meliput HUT GAM. Jika ada warga yang kedapatan mengibarkan bendera GAM, aparat keamanan diperintahkan untuk melakukan tembak di tempat.Maklumat tersebut disampaikan PDSD, Jumat (3/12/2004). Jajaran TNI/Polri disebutkannya akan meningkatkan patroli di daerah-daerah tertentu dan sweeping di daerah-daerah perbatasan. "Beberapa hari ini kita sudah menurunkan tim-tim kecil untuk melakukan pemantauan," ujarnya.Bachrumsyah juga mengimbau agar warga tak mendatangi tempat-tempat upacara GAM. Dia juga meminta wartawan untuk tidak hadir dan meliput kegiatan tersebut. Pasalnya, kata Bachrumsyah yang juga Kapolda NAD ini, tempat-tempat yang akan dijadikan tempat upacara akan diserang pasukan TNI/Polri. Karena itu pihaknya tak ingin ada korban jatuh dari warga sipil. Dia juga meminta agar media tidak menyiarkan berita apa pun tentang HUT GAM.Sementara itu, sampai siang ini suasana sekitar Kota Banda Aceh relatif tenang. Sejumlah aparat kepolisian dari Polresta Banda Aceh dibantu pasukan TNI menggelar sweeping di kawasan Lambaro, Aceh Besar.Menurut Kapolresta Banda Aceh AKBP Eko Daniyanto pada wartawan di Mapolresta Banda Aceh, jajarannya akan melakukan sweeping di enam titik secara serentak mulai pukul 22.00 WIB malam nanti. Sweeping akan berakhir sampai 5 Desember 2004. Ratusan Bendera GAM DisitaSementara itu dari Aceh Utara, Brimob Satuan III Pelopor Datasemen D menemukan 340 lembar bendera GAM yang disimpan di plafon mushola SLTPN 13 di Desa Meunasah Mamplam, Kandang, Kecamatan Muara Dua, Lhoseumawe, Kamis (2/12/2004).Hal ini dilakukan setelah pasukan Brimob tersebut mendapat laporan dari warga bahwa sehari sebelumnya ada seseorang yang masuk ke mushola tersebut untuk menyembunyikan bendera-bendera GAM yang dibungkus dalam 2 karung plastik.Pada Kamis menjelang subuh, di pedalaman Kecamatan Jambo Aye, Panton Labu, Aceh Utara, TNI dan GAM baku tembak. Dalam insiden ini, 5 anggota GAM tewas.
(nrl/)











































