Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengakui, pihaknya terkendala dalam mengungkap pelaku teror ini.
"Untuk itu kita akan lebih memfokuskan lagi, karena kejadiannya di situ-situ saja dan bisa saja pelakunya juga berdomisili tidak jauh dari lokasinya," ungkap Rikwanto kepada wartawan, di kantornya, Jakarta, Senin (10/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Minim bukti dan minim saksi, ini kesulitannya. Pelaku juga cepat melakukan aksinya dengan cepat," imbuhnya.
Pada 5 Agustus 2012 lalu, terjadi rentetan penembakan halte busway. Tak tanggung-tanggung, pelaku menyasar empat halte sekaligus. Halte busway tersebut berada di Jl MT Haryono, Jakarta Timur, yakni Tebet BKPM, halte Cawang Ciliwung, stasiun Cawang, dan Cawang Otista.
Para pelaku beraksi pada tengah malam hingga dinihari dan di hari libur. Diduga kuat pelaku menggunakan senapan angin, karena saat peristiwa berlangsung saksi mata tidak mendengar suara letusan laiknya senjata api.
Kemudian, pada Kamis 16 Agustus 2012, dua halte busway di Jakarta Selatan rusak akibat lemparan benda keras. Yang pertama adalah halte Jamsostek, Jl Gatot Subroto dan halte Tebet BKPM, Jl MT Haryono.
Waktu kejadiannya hampir berdekatan, yakni sekitar pukul 01.18 WIB di Jamsostek dan pukul 01.20 WIB di halte Tebet. Kaca depan loket dan kaca pintu tengah rusak.
Setelah penembakan di halte, kini teror mengarah ke bus TransJakarta. Sebuah bus berisi penumpang yang sedang berhenti di halte Pancoran Barat ditembak hingga kacanya retak.
Richo, manajer operasional Trans Mayapada Bhakti selaku operator bus tersebut mengatakan, insiden terjadi pada Sabtu (8/2/2014) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Para penumpang dan sopir bus bernopol B 7261 IV itu tiba-tiba mendengar suara tembakan tiga kali.
Saat dicek di lokasi, banyak lubang bekas tembakan senapan airsoft gun di badan bus tersebut. Sedikitnya ada 10 lubang yang tampak di bodi dan kaca. Ini adalah insiden perusakan pertama yang menimpa bus berpenumpang. Tak ada yang melihat siapa pelakunya.
(mei/mad)











































