"Dengan pengalaman ini, dengan cost berapapun, kita akan penelitian KM 67- KM 120 (Tol Cipularang)," ujar Direktur Utama PT Jasa Marga Adityawarman (Adit) di Tol Cipularang KM 70 yang terletak di Purwakarta, Kamis (30/1/2014).
Adit mengatakan pada tahun 2006 lalu, terdapat penelitian yang mengatakan bahwa terdapat tujuh titik rawan di Tol Cipularang. Lokasi yang baru saja ambles ini, tak termasuk dalam tujuh titik tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian ini dinilai perlu karena dari masa ke masa, lingkungan di sekitar tol tentu mengalami perubahan. Penelitian ini nantinya akan dilakukan oleh tim dari ITB.
"Maret bekerja, hasilnya untuk dikerjakan tahun depan. Untuk jadi evaluasi, rekomendasi untuk hujan 2015," tutur Adit.
(/)










































