Pekan Kelabu bagi Polri, 3 Anggotanya Tembak Diri Sendiri

Pekan Kelabu bagi Polri, 3 Anggotanya Tembak Diri Sendiri

Triono Wahyu S - detikNews
Rabu, 29 Jan 2014 14:35 WIB
Pekan Kelabu bagi Polri, 3 Anggotanya Tembak Diri Sendiri
Jakarta - Sepekan terakhir, 3 anggota polisi mencoba bunuh diri. Ada yang selamat, ada yang akhirnya meninggal dunia. Januari kelabu bagi Polri.

Berdasarkan data Indonesia Police Watch (IPW), angka bunuh diri polisi naik dari tahun ke tahun. Pada tahun 2011, hanya ada satu polisi yang bunuh diri. Tahun 2012, ada 2 kejadian. Sedangkan tahun 2013, jumlahnya bertambah menjadi 7 kasus.

Persoalan pribadi diduga sebagai pemicu ulah nekat anggota polisi itu. Sebagai langkah antisipatif, Polri mengetatkan pemakaian senjata dan melakukan serangkaian tes bagi anggotanya. Tapi sepekan terakhir sudah ada 3 kejadian. Siapa dan mengapa mereka nekat melakukannya?

1. Aiptu Gultom

Letusan di Perumahan Kalimanis Blok D RT 23 No 109 Sungai Kapih, Samarinda Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (22/1/2014), mengagetkan warga. Saat dicek, Aiptu Antoni Sarito Gultom (51) sudah bersimbah darah. Ada luka tembak di kepalanya.

"Ternyata ledakan pistol Pak Gultom sendiri," kata warga di lokasi kejadian.

Gultom merupakan anggota Polsekta Samarinda Ilir. Ia menembak kepala sendiri sekitar pukul 07.50 WITA di rumahnya. Sempat dilarikan ke beberapa RS, tapi nyawa polisi yang sudah berkeluarga ini akhirnya tak tertolong.

Ada dugaan Gultom stres. "Dugaan itu bahwa dia (Aiptu Gultom) stres, masih kita selidiki," kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta.

2. Bripda RH

Ilustrasi/ Dok Detikcom
Masih jadi misteri hingga saat ini, bagaimana dan mengapa Bripda RH menembak dadanya. Namun berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, RH mencoba bunuh diri usai bertugas menjaga BNI Sudirman, Pekanbaru, Selasa (28/1) malam. Sebelumnya, ia menjemput pacarnya berinisial PA dan minta ditemani berobat ke rumah sakit.

Tak jelas apa yang diributkan di dalam mobil, sang pacar keluar dari mobil dan berlari sekitar 10 meter. RH keluar dari mobil dan meletuskan senjata laras panjangnya.

"Pacarnya sempat bilang, aku akan kesana. Tapi jangan bunuh aku," kata sumber detikcom di kepolisian.

Entah kenapa RH menembak dadanya. Kini RH dioperasi di RS Awal Bros.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo belum bersedia memberi keterangan soal peristiwa itu. "Nanti saya cari informasinya. Tentunya akan saya tanyakan dulu kepada komandannya," ujar Guntur.

3. Briptu Guntur Waluyo

Ilustrasi/ Dok Detikcom
Bersamaan dengan Bripda RH, di Sukabumi Jawa Barat, Briptu Guntur Waluyo juga berlaku serupa. Ia nekat menembak kepalanya sendiri menggunakan senpi di kamar indekosnya, Jalan Taman Bahagia, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, sekitar pukul 21.30 WIB, Selasa (28/1/2014). Aksi itu dilakukan saat calon istri berada di kamar.

"Telah terjadi bunuh diri anggota Polres Sumedang Kota dengan cara menggunakan senpi yang ditembakkan ke kepalanya," kata Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul melalui pesan singkat, Rabu (29/1/2014).

Guntur sempat dibawa ke RS Asyifa Sukabumi, namun nyawanya tak tertolong. Hingga saat ini belum diketahui penyebab Guntur menembak kepala sendiri. Polisi masih melakukan penyelidikan dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan.
Halaman 2 dari 4
(trw/mad)


Berita Terkait