Kibarkan Bintang Kejora, 15 Orang Ditahan
Rabu, 01 Des 2004 14:35 WIB
Jayapura - Polres Jayapura menahan 15 orang karena mengibarkan bendera Bintang Kejora di Lapangan Trikora, Jayapura, Rabu (1/12/2004) siang. Pengibaran itu juga sempat menimbulkan bentrokan sehingga mengakibatkan 3 orang mengalami luka tembak oleh peluru karet.Bentrokan antara aparat dengan simpatisan dan pendukung Papua Merdeka terjadi ketika serombongan warga Papua kembali ingin mengibarkan bendera Bintang Kejora sebagai bentuk kemerdekaan warga Papua. Saat pengibaran terjadi aksi kucing-kucingan. Sebelumnya polisi sempat membubarkan aksi mereka. Tapi setelah polisi lengah, mereka pun kembali mengibarkan bendera. Melihat bendera yang dikibarkan kembali, membuat polisi geram. Polisi lalu mencabut bendera yang telah ditanam. Bentrokan tak dapat dihindari.Akibat bentrokan itu, 3 orang mengalami luka-luka. Mereka antara lain, Martin (32), Jeremia (30), Selvi Gobay (27). Ketiga korban belum dibawa ke rumah sakit. Mereka hanya mendapatkan perawatan di lokasi kejadian.Akibat bentrokan itu juga, polisi telah menahan 15 orang pendukung Papua Merdeka. Diantara yang ditahan adalah, Philips Karma koodinator peringatan HUT Kemerdekaan Papua Barat. Mereka ditahan di Polres Jayapura.Berdasarkan pantuan detikcom, kota Jayapura saat ini sudah kembali normal. Lokasi peringatan saat ini sudah ditinggalkan baik oleh pendukung Papua Merdeka maupun polisi.Sebelumnya sempat terjadi kekhawatiran akan terjadi chaos. Namun kekhawatiran itu tidak terjadi. Sejumlah warga sudah memulai aktivitas sehari-hari.
(mar/)











































