Ini 5 Pembunuhan Sadis di Awal 2014

Ini 5 Pembunuhan Sadis di Awal 2014

- detikNews
Rabu, 29 Jan 2014 08:01 WIB
 Ini 5 Pembunuhan Sadis di Awal 2014
Jakarta -

1. Pembunuhan Istri dan Penusukan Mertua di Bekasi

Seorang ibu rumah tangga bernama Desi Hayatun Nupus (20) meregang nyawa di tangan suaminya sendiri, Erik (30), di Kampung Rawabebek RT 10/11 Kotabaru, Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Minggu (25/1) pukul 21.00 WIB. Ironisnya, usai membunuh istrinya itu, Erik juga menusuk ibu mertuanya, Fatoyah (45) yang saat itu melerai keduanya ketika terjadi cekcok mulut.

"Usai membunuh dan menusuk mertuanya, tersangka melarikan diri dan masih dalam pencarian," kata Kasubag Humas Polres Bekasi Kota AKP Siswo kepada detikcom, Senin (27/1/2014).

Peristiwa bermula ketika korban dan pelaku cekcok mulut. Cekcok mulut kemudian berujung pada penganiayaan, yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Korban menderita luka di wajah, leher dan kepala.

Peristiwa ini disaksikan oleh ibu korban. Fatoyah kemudian berusaha melindungi anaknya dan menghentikan penganiayaan yang dilakukan pelaku. Namun upaya Fatoyah tidak berbuah hasil. Ia justru ditusuk oleh menantunya sendiri. Akibatnya, Fatoyah menderita luka tusuk di punggungnya.

Usai membunuh istri dan juga melukai mertuanya, pelaku lalu melarikan diri dengan menggunakan mobil Daihatsu Sirion berwarna silver. "Pelaku dibantu oleh 2 orang lainnya dan masih kita kejar. Motif sementara diduga karena cemburu. Istrinya ini dulu kerja di kafe, terus disuruh pulang ke apartemen mereka, istrinya nggak mau," tutupnya.

2. Pembunuhan Sadis Anak oleh Ayah Kandungnya

Seorang suami yang juga seorang ayah ini tega menghabisi nyawa anaknya sendiri yang masih berusia 3 tahun. Tidak hanya itu, tersangka bernama Epi Suhendar (29) ini juga membacok istrinya sendiri, Ai Cucun (23), usai membunuh anaknya itu.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (27/1/2014) pukul 03.30 WIB, bertepatan dengan hari ulang tahun korban, Ihsan Fazle Mawla yang ke-3. Buruh PT Mitsuba itu membunuh putranya sendiri dengan cara menusuknya hingga 18 kali.

Pembunuhan itu terjadi di rumah tersangka di Perum BCL, Jl Arjuna X Blok 35 No 17, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Aksi sadis tersangka dilakukan setelah ia terbangun dari tidur dan termenung. Beban pekerjaan serta himpitan ekonomi, membuatnya mengambil jalan pintas untuk menghabisi nyawa anaknya dan istrinya.

"Istrinya mau dia bunuh juga. Istrinya ditusuk 10 kali, tetapi masih hidup dan masih dalam perawatan di rumah sakit," kata Kasat Reskrim Polres Bekasi Kabupaten Kompol Dedy Murti, Selasa (28/1/2014).

Usai membunuh serta menusuk istrinya, tersangka juga hendak membunuh Cecep, adik iparnya. Namun Cecep berhasil menyelamatkan diri lewat genteng atap rumah tersebut.

Sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian, tersangka mencoba melakukan upaya bunuh diri. Namun upaya itu gagal lantaran pisau yang dia hujamkan ke dadanya, tidak menembus.

Epi saat ini ditahan di Polsek Cikarang. Ia dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman pidana 15 tahun penjara atau paling lama seumur hidup.

3. Mayat Wanita Gundul di Tol Jatibening

Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan, ditemukan warga di pinggir Km 7+800 Tol Jatibening, di wilayah Perumahan Taman Persada Golf, Jatibening, Bekasi, Jumat (17/1) sore lalu. Sudah 2 pekan berlalu, namun identitas mayat yang ditemukan telanjang itu belum terungkap.

"Sampai saat ini belum ada laporan kehilangan baik keluarga, kerabat atau teman yang mengenal korban," ujar Kasubag Humas Polres Bekasi Kota AKP Siswo, kepada detikcom, Selasa (29/1/2014).

Masyarakat diminta melaporkan ke call center 0857-1919-8400 atau telepon 24 jam di nomor 0852-8800-8866 bila mengetahui atau kendal dengan mayat wanita ini.

Adapun, ciri-ciri korban adalah sebagai berikut:
1. Warna kulit sawo matang
2. Rambut digunduli hingga 1-2 Cm
3. Perkiraan usia sekitar 25 tahun
4. Tinggi badan sekitar 150 Cm
5. Ada tahi lalat dan bekas luka di atas dada sebelah kiri
6. Perawakan kurus
7. Kaki kanan agak bengkok.

Perut korban tampak membengkak, namun belum dapat dipastikan apakah mayat tersebut tengah hamil atau tidak. Ada luka benda tajam di leher korban. Diduga kuat mayat tersebut adalah korban pembunuhan.

4. Mayat Pria Bertato di Kali Pesanggrahan

Sesosok mayat ditemukan tersangkut di sebuah pohon tumbang di Kali Pesanggrahan, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jaksel, Senin (27/1) pagi. Mayat pria bertato di punggung itu diduga korban pembunuhan.

Mayat itu ditemukan tersangkut di sebatang pohon tumbang di Kali Pesanggrahan, tepatnya di Kampung Baru RT 014/05 Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada pukul 10.00 WIB.

Mayat yang diperkirakan berusia 40 tahun itu ditemukan Pak Sarmili (49), yang saat itu tengah memancing di Kali Pesanggrahan. Mayat ditemukan dalam kondisi telungkup.

Adapun, ciri-ciri korban adalah berbadan gemuk, mengenakan kaos warna putih dan celana jis hitam. Pada punggung korban terdapat sebuah tato.

Pada pipi korban terdapat luka. Luka menganga, diduga bekas bacokan juga terdapat di leher korban. Korban dibawa ke RS Fatmawati untuk keperluan visum.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, mengatakan pihaknya masih menyelidiki penemuan mayat tersebut.

5. Mayat Wanita di Bagasi Mobil Nissan March

Sesosok mayat wanita yang diduga korban pembunuhan, ditemukan warga dalam bagasi mobil Nissan March F 1356 KA, yang terparkir di Jl Pondok Kopi Ujung, Kelurahan Pondok Kopi RT 03/04 Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2014). Keterangan warga, mobil itu sudah terparkir di lokasi, sejak Sabtu (25/1/2014).

Seorang warga bernama Anang mencurigai keberadaan mobil tersebut. Disamping karena diparkir berhari-hari, juga lantaran ada aroma busuk dari dalam mobil tersebut.

Saksi kemudian mendekati dan memeriksa kendaraan tersebut. Saksi pun kaget ketika menemukan belatung keluar dari bagasi mobil. Kecurigaan ini kemudian dilaporkan Anang kepada aparat Polsek Duren Sawit.

Polisi yang datang ke lokasi kejadian, kemudian membuka bagasi tersebut dan menemukan sesosok mayat di dalamnya. Dari hasil olah TKP, mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tidur miring di dalam bagasi.

Saat ditemukan, tangan kiri dan kedua kaki mayat tersebut diikat menggunakan kabel listrik dan tali gorden. Mayat dalam kondisi membusuk dan mengeluarkan belatung.

Dari hasil penyelidikan, mobil bertransmisi manual tersebut, sesuai data pada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) adalah milik Feby Lorita, warga Kota Wisata Blok A4/11 RT 2/10 Gunung Putri Kabupaten Bogor. Namun, dari hasil penelusuran tersebut, polisi belum bisa memastikan bila si pemilik mobil itu adalah mayat dalam bagasi itu sendiri.
Halaman 2 dari 6
(mei/fiq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads