"Tidak ada yang tidur. Semua siaga 24 jam," kata Relation Section Head PT Pertamina UP IV Cilacap Sundoro Ribudhy kepada detikcom melalui telepon, Senin (27/1/2014).
Pada saat gempa susulan ketujuh, Minggu (26/1) dini hari, petugas shift baru masuk menggantikan petugas sebelumnya Getaran gempa cukup terasa. Petugas langsung melakukan pengecekan.
"Cerobong, tangki, dan lain-lain, dicek. Miring apa nggak. Sejauh ini semua aman," jelas Sundoro.
Tak hanya peralatan yang dicek, tapi juga laut. Meski tidak ada peringatan tsunami, petugas tetap akan mengecek perairan yang berada di sebelah selatan Cilacap itu.
"Itu sudah protap (prosedur tetap). Tidak ada yang tidur, semua siaga, semua dicek," tandas Sundoro meluruskan berita yang dimuat detikcom Minggu, 26 Januari 2014 berjudul 'Gempa Susulan Ketujuh Dirasakan di Kilang Minyak Cilacap'.
Gempa di Kebumen, Jawa Tengah terjadi Sabtu (25/1) pada pukul 12.14 WIB. Berkedalaman 79 km dan kekuatannya 6,2 SR. Setelah itu, terjadi gempa susulan beberapa kali. Tidak ada korban jiwa, tapi puluhan rumah rusak.
(trw/ndr)











































