"Kelihatannya sih motif (percobaan bunuh diri) ekonomi, karena kita temukan ada catatan bon-bon makan begitu," ucap Kanit Polsek Tanjung Duren AKP Khoiri saat berbincang dengan detikcom, Minggu (26/1/2014).
Peristiwa itu terjadi di depan sebuah warung makan Tegal (Warteg) di Jalan Tanjung Duren Timur Raya, RT 09/05, Jakarta Barat, Sabtu (25/1) pukul 21.05 WIB. Sebelum menusukkan pisau ke perutnya, korban meminjam sebilah pisau kepada pedagang warteg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat pedagang warteg lengah, korban kemudian mengambil sebilah pisau di warteg itu. Korban kemudian menusukkan pisau dapur itu ke perutnya.
"Setengah pisau dapur masuk ke perutnya," imbuhnya.
Melihat hal itu, saksi-saksi kemudian segera menolong korban dan melaporkan peristiwa itu ke aparat berwajib. Korban kemudian dilarikan ke RS Sumber Waras untuk dibeirkan pertolongan.
"Semalam kondisinya masih bernafas. Tapi saya belum cek lagi kondisinya saat ini," ujarnya.
Khoiri menambahkan, korban merupakan kuli bangunan yang tinggal di bedeng pembangunan mal di Tanjung Duren, Jakarta Barat.
(mei/sip)