"Saya minta bantuan mobil pompa dengan kadis PU supaya kondisi Jakarta Utara bisa diperhatikan," ujar Walikota Jakarta Utara Heru Budihartono usai rapat kordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, di Balaikota DKI Jakarta, Minggu (19/1/2013).
Alasan penambahan perangkat ini dikarenakan prakiraaan curah hujan dengan intensitas tinggi di utara Jakarta. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), titik hujan terpusat di Jakarta Utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu sebagai langkah antisipasi, dirinya meminta tambahan unit mobil pompa dan MCK keliling. Sebab waktu banjir merendam Kelapa Gading pada Jumat (17/1), Dinas PU hanya menurunkan 5 hingga 6 unit mobil.
"Itu tidak terlalu signifikan, saya bisa ditambahkan menjadi 20 unit mobil pompa selain yang telah beroperasi dan juga tambahan MCK," tuturnya.
Mobil pompa kelilling tersebut akan ditempatkan di beberapa lokasi untuk mengurangi genangan air.
"Nanti kita prioritaskan di kawasan pemukiman seperti Pluit, Pademangan, terus Koja. Untuk di Koja tepatnya di depan Pelindo supaya bisa menyedot Kali Sunter sehingga bisa menarik genangan di Kelapa Gading," ungkapnya.
(edo/fdn)











































