Antisipasi Banjir, Wali Kota Jakut Minta 20 Pompa dan MCK

Antisipasi Banjir, Wali Kota Jakut Minta 20 Pompa dan MCK

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Minggu, 19 Jan 2014 16:03 WIB
Antisipasi Banjir, Wali Kota Jakut Minta 20 Pompa dan MCK
Banjir di Jalan Boulevard Barat Kelapa Gading, Jumat 17 Januari 2014
Jakarta - Wali Kota Jakarta utara, Heru Budihartono meminta tambahan mobil pompa keliling dan MCK mengantisipasi banjir di wilayahnya.

"Saya minta bantuan mobil pompa dengan kadis PU supaya kondisi Jakarta Utara bisa diperhatikan," ujar Walikota Jakarta Utara Heru Budihartono usai rapat kordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, di Balaikota DKI Jakarta, Minggu (19/1/2013).

Alasan penambahan perangkat ini dikarenakan prakiraaan curah hujan dengan intensitas tinggi di utara Jakarta. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), titik hujan terpusat di Jakarta Utara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Prediksinya curah hujan sampai dengan 22 Januari, artinya akan seperti minggu lalu di hari Jumat, Sabtu, dan Minggu lebat dan saya yakini prediksi BMKG akurat 80%," tuturnya.

Karena itu sebagai langkah antisipasi, dirinya meminta tambahan unit mobil pompa dan MCK keliling. Sebab waktu banjir merendam Kelapa Gading pada Jumat (17/1), Dinas PU hanya menurunkan 5 hingga 6 unit mobil.

"Itu tidak terlalu signifikan, saya bisa ditambahkan menjadi 20 unit mobil pompa selain yang telah beroperasi dan juga tambahan MCK," tuturnya.

Mobil pompa kelilling tersebut akan ditempatkan di beberapa lokasi untuk mengurangi genangan air.

"Nanti kita prioritaskan di kawasan pemukiman seperti Pluit, Pademangan, terus Koja. Untuk di Koja tepatnya di depan Pelindo supaya bisa menyedot Kali Sunter sehingga bisa menarik genangan di Kelapa Gading," ungkapnya.

(edo/fdn)



Berita Terkait