"Fasilitas lapangan terbang menurut saya sudah memenuhi syarat, Boeing saja sudah masuk. Tinggal fasilitas daratnya supaya diatur lebih menarik lagi," kata Mangindaan di Bandara Tampa Padang, Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (17/1/2014).
Mangindaan menumpang pesawat Garuda tipe Bombardier CRJ 1000 Next Gen yang diberi sub brand Explore Jet bersama Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh dan Dirut Garuda Emirsyah Satar. Penerbangan ini pertama kali dilakukan maskapai plat merah itu ke provinsi yang baru berusia 8 tahun tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bandara Tampa Padang direncanakan akan diresmikan oleh Presiden SBY pada semester pertama tahun ini. Bandara ini hanya memiliki satu runway sepanjang 2.500 meter dengan lebar 45 meter. Namun terminalnya baru gedung sangat sederhana berwarna kuning gading.
"Jangan sampai penumpang turun, lalu terminal apa ini? Apa lagi kalau public service juga bagus. Jadi dikembangkan fasilitas daratnya, bikin lounge yang menarik," kata Mangindaan yang mengenakan batik biru.
Nama bandara juga diminta Mangindaan untuk diperhitungkan. Apakah nama Tampa Padang sesuai desa bandara itu berada atau ada pilihan lain?
"Didiskusikan dengan DPRD Sulbar dan tokoh masyarakat. Kalau mau tetap nama Tampa Padang ya tidak apa juga," kata Mangindaan.
Sulawesi Barat memiliki satu lagi bandara selain Tampa Padang, yakni Bandara Sumarorong di Mamasa. Bandara di Mamasa itu khusus diperuntukan untuk wisata dengan daya tarik alam sekitarnya.
Menurut Anwar, Bandara Sumarorong memiliki fasilitas darat yang lebih baik. Namun untuk pembangunan yang merata di Sulbar, Bandara Tampa Padang telah digunakan oleh dua maskapai swasta.
"Semua pilot yang pernah mendarat di sini bilang pendaratannya cukup nyaman. Saya nyatakan tidak akan rugi terbang ke Mamuju, coba dulu," kata Anwar di lokasi yang sama.
(vid/fdn)










































