"Kami sayangkan dan saya tanyakan kenapa KPK geledah ruangan sekretariat Fraksi Partai Demokrat. Itu saya sayangkan, karena kejadian ini bukan hanya menimpa Fraksi PD," kata ketua Fraksi PD Nurhayati Ali Assegaf di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/1/2014).
"Kemarin pun yang diperiksa tidak hanya anggota Partai Demokrat, tapi ada fraksi lain yang diperiksa (KPK) tapi kenapa perlakuanya berbeda," imbuhnya.
Nurhayati juga menyayangkan, mengapa penyidik KPK menyita ponsel milik staf di sekretariatnya. Bagi Nurhayati tidak ada kaitannya dengan kasus yang sedang disidik KPK.
"Tidak ada yang disita tapi semua HP dari staf itu dikumpulkan. Ini kan sama sekali apa kaitannya," protesnya.
"Jadi KPK harus berlaku adil. Ingat di BAP SKK Migas semua masyarakat dengar memberikan (suap) terhadap DPR. Ketika ditanya DPR siapa komisi VII, di komisi VII kan tidak hanya Demokrat. Komisi 7 itu terdiri dari banyak partai," imbuhnya.
Meski demikian Nurhayati menyatakan partainya tegas mendukung KPK. "Fraksi partai Demokrat tidak pernah menghalangi KPK, bahkan Demokrat lah yang terus mendukung KPK," ucapnya.
(bal/van)











































