"Itu orang kalau mau fitnah suruh belajar sama saya dulu. Fitnahnya kok bego banget. Mana ada (di) Ciliwung tanggul?" kata pria yang akrab disapa Ahok itu di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2014).
Ahok baru menyadari pesan berantai itu saat siang hari. Adanya kata-kata permintaan maaf dinilai Ahok, pelaku seolah-olah ingin menghaluskan pesan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ahok, dirinya tak akan mencari pelaku penyebar pesan meresahkan itu. Ia pun tegas menilai pelaku sebagai pengecut karena menggunakan namanya.
"Kalau mau fitnah saya, jangan jadi pengecut, terus kalau kurang pintar, saya ajarin cara bikin fitnah yang lebih mantep," tutup Ahok.
(vid/rmd)










































