Vanny Rossyane Sanggah Kesaksian Polisi yang Menggerebeknya di Hotel

- detikNews
Senin, 13 Jan 2014 16:20 WIB
Jakarta - Vanny Rossyane menyanggah kesaksian salah seorang anggota polisi yang ikut serta saat penggerebekan dirinya pada 16 September 2013 lalu. Vanny bersikeras, barang bukti yang ditemukan saat penggerebekan bukanlah miliknya.

"Keterangan saksi itu disanggah oleh Vanny. Vanny katakan barang itu adalah barang Arun. Dan barang bukti itu tidak dalam penguasaan Vanny," kata anggota tim pengacara Vanny bernama Rakhmat Jaya kepada detikcom, Senin (13/1/2014).

Arun merupakan sosok misterius yang sempat ada saat penggerebekan itu. Namun Arun kemudian pergi, lepas dari penggerebekan polisi meski statusnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Tak ada hal baru yang dikemukakan saksi. Itu berkaitan dengan penangkapan di Hotel Mercure, kamar 917. Saksi menyatakan dirinya menerima laporan masyarakat," tutur Rakhmat.

Terdakwa kasus narkoba itu dikenakan pasal 112 jo 127 UU Narkotika dengan ancaman maksimal lima tahun penjara. Rakhmat berharap, kepolisian bisa menindaklanjuti proses rehabilitasi yang kini diupayakan.

(dnu/ndr)