Menampilkan Tari Merak dari Jawa Barat, Fatimah Shaw-Iversen, artis asal Bandung yang kini menetap di Oslo, berhasil memesona pengunjung pameran wisata terbesar di Norwegia, Reiselivsmessen 2014, yang digelar di Telenor Arena, akhir pekan ini (10-12 Januari 2014).
Dengan keluwesan tubuh khas wanita Timur, dibalut kostum burung merak nan indah, Fatimah tampil memukau, menghadirkan kehangatan dan atmosfir Indonesia di tengah cengkeraman musim dingin yang memagut. Penari berdarah Sunda ini bahkan didapuk untuk main di panggung utama dan di anjungan sendiri, anjungan Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui buaian melodi Soleram, Injit-injit Semut, Sajojo dan Apuse, Valentino dkk mengajak angan publik Norwegia terbang ke pantai-pantai Indonesia nan indah, ke suasana alam surgawi seperti kawasan Toba, dengan matahari yang bersinar hangat setiap hari dan minuman tropikalnya yang segar pelepas dahaga.
Kuasa Usaha Ad-interim (KUAI) RI Oslo S. Sayoga Kadarisman menjelaskan bahwa dalam pameran kali ini anjungan Indonesia memang fokus mengusung tema eco-tourism dengan menampilkan tujuan wisata alam dan produk kreatif hasil hutan.
Kami memilih penampilan yang juga menggambarkan kedekatan budaya Indonesia dengan alam, seperti tarian yang menggambarkan kehidupan satwa. Sedangkan medley lagu daerah akan memberikan gambaran mengenai ragam budaya Indonesia yang berlimpah, ujar KUAI.
Pertunjukan budaya Indonesia memberikan warna berbeda pada pameran wisata Reiselivsmessen ini. Menurut Sekretaris II Pensosbud KBRI Oslo Dyah Kusumawardani, ini pertama kalinya terdapat panggung pertunjukan budaya dalam Reiselivsmessen, dan penampilan dari Indonesia dinilai sangat mengagumkan.
Disebutkan, Reiselivsmessen setiap tahun diselenggarakan pada bulan Januari dan tahun ini diikuti oleh 115 negara dengan 600 anjungan. Jumlah pengunjung pameran diperkirakan akan mencapai 45.000 orang sebagaimana tahun lalu.
Sejak pembukaan pameran, Jumat (10/01/2014) kemarin, baik anjungan Indonesia maupun pertunjukan budaya di panggung utama selalu ramai pengunjung.
Ketua Panitia Sekretaris I Ekonomi Hartyo Harkomoyo mengatakan bahwa kesuksesan pameran pada Reiselivsmessen 2014 ini berkat dukungan berbagai pihak, antara lain UKP4, Kementerian Kehutanan, PT Antam, Daemeter Consulting, Borneo Chic, Sabai Bag and Luggage Javana, Javara, INFIS, dan Kompas TV.
Kolaborasi KBRI Oslo dengan berbagai pihak di Indonesia telah memberikan nilai tambah pada pameran tahun ini, demikian Hartyo. (es/es)











































