"Sudah sejak empat bulan lalu," kata Ramdansyah di markas pemenangan Rhoma di Jl Dewi Sartika, Jakarta Timur, Sabtu (11/1/2014).
Ramdansyah mengaku diminta langsung oleh Rhoma untuk menjadi tim sukses. Dia tak langsung menyanggupi, namun akhirnya tak kuasa menolak karena Rhoma memintanya hingga tiga kali.
"Pertama saya bilang baju saya nggak pantas jadi tim sukses bang haji. Yang kedua saya bilang belum ngukur baju. Yang ketiga saya disuruh salat istikharah, akhirnya saya terima," ujarnya.
Ramdansyah berharap keberadaannya di belakang Rhoma bermanfaat banyak untuk pencapresan si Ksatria Bergitar.
"Saya juga berharap keberadaan saya bermanfaat untuk masyarakat banyak," tuturnya.
Ramdansyah adalah eks Ketua Panwaslu DKI yang dipecat oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Dia dianggap tidak netral dalam menjalankan tugasnya di Pilgub DKI tahun 2012 lalu.
Pemecatan Ramdansyah diputuskan melalui sidang yang digelar Rabu (31/10/2012) silam. Sidang tersebut merupakan tindak lanjut dari pengaduan yang dilakukan Partai Gerindra yang diwakili oleh Sufni Dasco Ahmad yang memberi kuasa khusus kepada Said Bakhri.
Dalam keputusannya, DKPP menilai Ramdansyah berlaku tidak adil terhadap penanganan kasus dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan kubu Gerindra.
(tor/rmd)











































