75 Paus & Lumba-lumba Terdampar di Australia, 45 Mati
Senin, 29 Nov 2004 09:31 WIB
Jakarta - Sekitar 75 paus dan lumba-lumba terdampar secara massal di Australia. Sebanyak 45 di antaranya akhirnya mati, sedangkan selebihnya masih berjuang kembali ke laut.Paus dan lumba-lumba itu terdampar di dua tempat, yakni Pulau Maria dan Pulau King. Di Pulau Maria, 25 paus mati dan 30 lainnya masih dalam keadaan hidup pada hari ini. Sedangkan di Pulau King, 20 paus dan lumba-lumba mati kemarin.Menurut petugas lokal bernama Paul Saunders seperti dilaporkan ABC News, Senin (29/11/2004), sekitar 25 paus dari sebuah kelompok yang berjumlah 80 paus telah mati di Pulau Maria di Pantai Darlington. Sementara sekitar 30 paus lainnya masih menggelepar di bibir pantai."Karena ada sekitar 20 paus mendamparkan diri di Maria di dalam Maria yang didukung oleh banyak sekali ikan lumba-lumba yang berlompatan di mana-mana. Para petugas kebun raya dan margasatwa sedang menuju tempat kejadian," kata Saunders.Sementara di Pulau King, sekitar 20 paus dan lumba-lumba yang terdampar di Teluk Laut Gajah telah mati di tengah berbagai upaya untuk mengembalikan mereka ke laut. Paus ini diyakini berasal dari kelompok yang berjumlah 100 paus.Menurut pakar Pulau King John Cleeland, sekitar 80 paus dan lumba-lumba telah mati akibat terdampar. Penyebab terdamparnya hewan mamalia laut yang langka itu akan diselidiki para ilmuwan pemerintah.
(sss/)











































