Keterangan pegawai Kejaksaan Negeri Pematangsiantar itu, Rabu (8/1/2014) sekitar pukul 03.00 WIB, ia dirawat di kamar 6 Paviliun B karena menderita gejala thypus. Karena tidak ada yang menjaga, Widyanti menelepon temannya. Sesaat setelah perawat meninggalkan dirinya seorang diri, tiba-tiba seorang pria yang mengenakan penutup wajah masuk ke kamar.
"Kusangka kawanku yang datang. Rupanya seorang pria pakai sebo dan bawa obeng. Dia mengancam akan membunuhku," ujar Widyanti, Kamis (9/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Widyanti mengaku sebelum dimasukan ke ruang perawatan, dirinya sempat melihat dua pria tidur-tiduran di kursi panjang rumah sakit. Namun ia tidak curiga. Setelah kejadian, kedua pria ikut menghilang.
"Waktu dibawa ke kamar ada dua pria yang tidur di kursi. Kusangka keluarga pasien lain," ucap Widyanti.
Kasus ini telah dilaporkan Widya ke Polres Pematangsiantar. Aparat kepolisian hingga kini masih mengejar pelaku perampokan.
(trw/trw)










































