Tolak Angket Penggulingan Atut, Golkar: Jangan Paksakan Kehendak!

Penggulingan Ratu Atut

Tolak Angket Penggulingan Atut, Golkar: Jangan Paksakan Kehendak!

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 02 Jan 2014 11:25 WIB
Tolak Angket Penggulingan Atut, Golkar: Jangan Paksakan Kehendak!
Jakarta - Partai Golkar menentang penggalangan hak angket penggulingan Ratu Atut Chosiyah di DPRD Banten. Golkar mengingatkan para anggota DPRD Banten untuk tidak memaksakan kehendak.

"Kita nggak mendukung hak angket dong, pasti. Kita tidak bisa mengikuti tekanan-tekanan lawan politik. Jangan memaksaan kehendak," kata Ketua DPP Partai Golkar Yorrys Raweyai saat dihubungi, Kamis (2/1/2014).

Hak angket dipahami Yorrys sebagai hak yang dimiliki DPRD. Namun Golkar tak bisa serta merta mendukung pelengseran kadernya yang duduk di kursi gubernur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dari partai lawan kan memang penginnya begitu (pelengseran Atut)," ucap Yorrys.

Proses hukum terhadap tersangka Atut masih terus berlanjut. Terlepas dari adanya hak angket pelengseran Atut itu, Golkar tetap mendukung proses hukum yang sedang berjalan. Bahkan ketika elite partai dipanggil KPK, Golkar tetap mendukung proses hukum.

"Bagi kami, biarkan proses hukum itu cepat. Tapi Ibu Atut akan mendapatkan bantuan tim hukum sendiri yang siap jika dimintai bantuan," ujarnya.

Golkar-pun akan menyiapkan pengganti Atut jika lengser keprabon. Pengganti Atut, alias calon wakil gubernur Banten. Kader terbaik akan disiapkan, namun Yorrys belum mengetahui siapakah dia.

"Kita harus mempersiapkan pengganti. Artinya secara internal, kita mempersiapkan kader-kader terbaik, setelah Atut ada keputusan tetap. Pasti dengan sendirinya akan disiapkan Wakil Gubernur Banten. Tapi saya belum tahu," tutur Yorrys.

(dnu/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads