Menteri Pertanian Termiskin, Hartanya Cuma Rp 388 Juta
Jumat, 26 Nov 2004 11:54 WIB
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan hasil verifikasi kekayaan tujuh menteri. Menteri Pertanian Anton Apriantono menjadi menteri termiskin Kabinet Indonesia Bersatu dengan total harta Rp 338.935.950.Ketujuh menteri yang diumumkan kekayaannya adalah Menteri Pertanian Anton Apriantono, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Menteri Perumahan Rakyat Muhammad Yusuf Ashari, Menteri Keuangan Yusuf Anwar, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault dan Menteri Negara Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman. Pengumuman daftar kekayaan digelar di kantor KPK, Jalan Veteran, Jakarta, Jumat (26/11/2004). Turut hadir Menteri Pertanian Anton Apriantono, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Menteri Perumahan Rakyat Muhammad Yusuf Ashari, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sjahruddin Rasul dan Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Moch. Jasin.Dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian Anton Apriantono mengatakan total kekayaan yang dimiliki sebesar Rp 388.935.950. "Saya memiliki harta tidak bergerak sebesar Rp 224.915.000. Harta bergerak berupa alat transportasi, peternakan dan perkebunan senilai Rp 95 juta. Harta lainnya, Rp 27.020.000. Giro Rp 42.000.950. Total harta kekayaan Rp 388.935.950," kata Anton.Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menyampaikan harta kekayaan yang dimiliki sebesar Rp 4.476.100.000 dan US$ 28.500. "Harta tidak bergerak yang dimiliki Rp 3.703.600.000. Harta bergerak berupa alat transporatsi sebesar Rp 330 juta. Harta bergerak lainnya Rp 150 juta. Saya punya giro sebesar Rp 469 juta dan US$ 28.500. Total harta saya Rp 4.652.600.000 dan saya punya utang Rp 176 juta. Jadi harta kekayaan saya dikurangi utang Rp 4.476.100.000 dan US$ 28.500," paparnya.Menteri ketiga yang mengumumkan sendiri harta kekayaannya, yakni Menteri Perumahan Rakyat Menteri Perumahan Rakyat Muhammad Yusuf Ashari dengan total harta kekayaannya mencapai Rp 13.232.400.000."Harta tidak bergerak yang saya miliki Rp 4.969.650.000. Harta bergerak berupa alat transportasi senilai Rp 200 juta. Harta bergerak lainnya sebesar 11.500.000. Saya punya surat berharga senilai Rp 146.250.000. Giro Rp 7.905.000.000. Total harta Rp 13.232.400.000. Saya tidak mempunyai utang," katanya.Selanjutnya, kekayaan empat menteri diumumkan langsung oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sjahruddin Rasul."Harta kekayaan Menpora, harta tidak bergeraknya Rp 3.106.962.200. Harta bergerak berupa alat transportasi Rp 1.850.000.000. Giro Rp 7.621.064.120. Total harta kekayaannya Rp 12.578.026.320," kata Rasul. Menristek Kusmayanto Kadiman, Harta tidak bergerak Rp 1.503.655.000. Harta bergeraknya alat transporasi senilai Rp 53 juta dan harta bergerak lainnya Rp 395.100.000. Giro Rp 1.888.430.465 dan US$ 56.100. Total harta kekayaan Rp 3.840.185.465 dan US$ 56.100Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, harta tidak bergerak senilai Rp 15.085.639.000. Harta bergerak berupa alat transportasi senilai Rp 176 juta dan harta bergerak lainnya Rp 368.300.000. Surat berharga senilai Rp 1.733.150.847 dan US$ 17.251. Giro senilai Rp 475.482.815 dan US$ 94.057. Total harta Rp 17.837.572.662 dan utang Rp 3.718.666.500. "Jadi total harta kekayaan setelah dipotong utang Rp 14.118.906.162 dan US$ 111.308," ujar Rasul.Terakhir, Menteri Keuangan Yusuf Anwar dengan harta tidak bergerak senilai Rp 2.887.800.000. Harta bergerak Rp 100 juta. Giro 210 juta dan US$ 805.000. total harta kekayaan Rp 3.297.800.000 dan US$ 805.000."Menteri Kabinet Indonesia Bersatu yang belum menyerahkan formulir adalah Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, Menteri Perindustrian Andung Nitimihardja dan Menteri Kelautan dan Perikananm Laksamana Muda Purn Freddy Numberi," demikian Rasul.
(aan/)











































