Kebakaran di Stasiun Kereta Api Gambir Jakarta Pusat dikabarkan berawal dari ledakan tabung gas. Salah seorang petugas kepolisian yang menangani lokasi kebakaran juga menyebutkan hal ini.
"Ada enam tabung gas ditemukan di lokasi," kata salah seorang petugas Polsek Gambir di lokasi, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (27/12/2013).
Ledakan diketahui berasal dari Restoran Hokben di lantai dua Stasiun Gambir. Salah seorang saksi membenarkan adanya bunyi ledakan tabung gas itu. Saksi sempat menghitung, ada enam ledakan terdengar tepat sebelum kebakaran terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yudanar yang merupakan Asisten Kepala Holland Bakery memang berkantor satu lantai di bawah restoran Hokben. Karena aktivitas pemadaman itu, tempatnya bekerja menjadi terkena rembesan air.
Sejumlah pemilik toko lain kini tengah berusaha membersihkan toko dari genangan-genangan air. Aktivitas pertokoan di lantai dua bagian selatan stasiun itu tutup semua.
Saat ini api kebakaran sudah tak tampak. Petugas pemadam kebakaran sedang melakukan aktivitas pendinginan di lokasi kebakaran. Namun air dari aktivitas pemadaman menggenang setinggi mata kaki di bagian pintu masuk selatan Stasiun Gambir. Agar tidak terhalang genangan air, pengunjung disarankan lewat samping jika hendak masuk stasiun.
Meski demikian, aktivitas stasiun tetap ramai. Jadwal keberangkatan telah normal kembali. Namun berdasarkan pengumuman di stasiun, pelayanan penukaran tiket menjadi terkendala akibat listrik padam hingga saat ini.
"Semua bentuk penukaran pelayanan tiket sekarang sedang terganggu dikarenakan listrik mati. Mohon maaf kepada penumpang," kata petugas stasiun lewat pengeras suara.
(dnu/nwk)











































