"Ini menyangkut sebuah keputusan yang penting, jadi saya minta data-data tertulis dan data lapangan, semuanya harus ada," kata Jokowi ketika ditanya detikcom, Ahad (22/12).
Jokowi mengaku sejauh ini belum menerima hasil kerja tim investigasi yang dibentuknya untuk menelusuri kasus kecurangan lelang jabatan kepsek. "Nanti akan dilaporkan mengenai hasil investigasi (lelang kepsek) oleh Wagub. Kepada saya, belum. Sampai detik ini belum," ujar Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengaku sangat kecewa dengan adanya kecurangan. "Orang murid yang hadapin Ujian Nasional mati-matian belajar. Ini kok malah enak katanya dapat kisi-kisi kunci jawaban. Bagaimana dia nanti jadi kelapa sekolah lagi," ujarnya.
NRH mengakui bahwa menjadi kepala sekolah merupakan keinginan besar dalam karirnya sebagai guru. Mengajar selama 21 tahun dan belum pernah sekalipun direkomendasikan menjadi pemimpin sekolah membuatnya penasaran.
Padahal, secara kualitas ia menganggap kalau dirinya layak diberi kesempatan untuk menunjukan kualitas. Program lelang jabatan ala Gubernur Jokowi pun tidak di sia-siakannya.
Meski dalam kondisi tidak sedang fit, ia saat itu tetap nekat terus datang dan mengerjakan tes ujian sebanyak 75 soal. "Alhamdulillah lolos nilainya enggak besar cuma 57. Tapi, itu murni lho," ujarnya menekankan.
Adapun sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok
menyatakan pihaknya sudah mendapatkan hasil temuan tim investigasi, yakni memang ada upaya untuk mempertahankan kepala sekolah yang lama sehingga sampai melakukan cara curang.
(brn/brn)











































