PR Besar, Para Calon Hakim Agung dari Masyarakat Berguguran

PR Besar, Para Calon Hakim Agung dari Masyarakat Berguguran

Andi Saputra - detikNews
Senin, 23 Des 2013 09:03 WIB
PR Besar, Para Calon Hakim Agung dari Masyarakat Berguguran
Wawancara calon hakim agung (david/detikcom)
Jakarta -

Setelah rekrutmen 2011, tak ada lagi kalangan masyarakat yang lolos menjadi hakim agung. Satu persatu, baik dari kalangan akademisi, polisi, jaksa atau praktisi hukum tumbang di hadapan Komisi Yudisial (KY) atau DPR. Ada apa?

"Karena banyak akademisi enggan mau jadi hakim MA,"kata Ketua YLBHI Alvon Kurnia Palma saat berbincang dengan masyarakat, Senin (23/12/2013).

Hingga saat ini belum ada riset mengapa animo akademisi menurun dari tahun ke tahun. Dengan sedikitnya jumlah yang berminat, maka kualitas hasil saringan pun menjadi tidak maksimal sehingga yang lolos ke MA pun kemungkinannya sangat kecil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Padahal selama ini KY sudah melakukan langkah pro aktif melalui pencarian orang-orang ke kampus tetapi tidak mendapatkan orang terbaik dan hanya mendapatkan orang-orang yang kualitasnya menengah," ujarnya.

Alhasil maka pada seleksi 2012 dan 2013, calon yang lolos jadi hakim agung seluruhnya dari hakim karier. Guru Besar Universitas Indonusa Esa Unggul Jakarta Waty Suwarty H yang ikut seleksi hingga DPR pada 2012 pun tumbang.

Faktor lain yaitu dari kalangan masyarakat yang telah menjadi hakim lewat jalur ad hoc. Bukannya lebih baik dari integritas hakim karier, tapi banyak hakim ad hoc yang malah terjerat kasus.

"Banyaknya hakim ad hoc (dari kalangan masyarakat) yang bermasalah, sementara ekspektasi masyarakat cukup tinggi kepada hakim non karier ini. Kedua masalah seleksi di DPR," tutur Alvon.
Β 
Saat ini KY meloloskan 3 nama ke DPR untuk menjadi hakim agung, lagi-lagi semuanya dari kalangan karier. Mereka yaitu:

1. Wakil Kepala PT Palu Maria Anna Samiyati (kamar perdata)
2. Hakim Tinggi PT Makassar Suhardjono (kamar pidana)
3. Inspektur Wilayah II/Hakim Tinggi Pengawas MA Sunarto (kamar perdata)

(asp/)


Berita Terkait