"Tadi pagi sebelum saya pulang dari sini Tante Rosa panggil saya, lalu bilang ingin dibuatkan pohon natal untuk natal yang terakhir, lalu pundak saya ditepuk-tepuk," tutur keponakan Rosa, Isye di rumah duka Jl. Camar X no 2, Blok AJ, Bintaro Sektor 3, Tangerang Selatan, Senin (9/12/2013).
Isye heran dengan pesan tersebut karena tak biasanya Tante Rosa ingin miliki pohon natal. Ia pun heran dengan kata-kata 'natal terakhir' yang dituturkan Tante Rosa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Isye memang hanya 2 hari sekali bertandang ke rumah Tante Rosa untuk membantu mengurus rumah. Ia menganggap perempuan kelahiran 29 Mei 1940 tersebut bagai ibunya sendiri.
Adik ipar Tante Rosa, Lusy (64) pun tak kuasa menahan tangis ketika pertama kali mendengar peristiwa yang menimpa kakaknya. Rencananya Tante Rosa akan dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Rabu (11/12) mendatang.
"Kami percaya supaya dia bisa bahagia di surga bersama Tuhan Yesus. Tuhan Yesus pasti memberikan yang terbaik bagi ummatnya," doa Lusy kepada Tante Rosa.
(/)










































