Adik Nazaruddin Bikin Onar Lagi, Bagaimana Pengamanan di Gedung DPR?

Adik Nazaruddin Bikin Onar Lagi, Bagaimana Pengamanan di Gedung DPR?

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 06 Des 2013 15:17 WIB
Adik Nazaruddin Bikin Onar Lagi, Bagaimana Pengamanan di Gedung DPR?
Jakarta - Kisruh dua adik Nazaruddin, M Nasir dan Hasyim, dengan Wakil Ketua Komisi IX DPR Irgan Chairul Mahfiz menimbulkan tanda tanya besar. Terutama bagaimana anggota Komisi XI M Nasir tersebut bisa membawa serta adiknya Hasyim ke ruang pimpinan Komisi IX.

Wajar hal ini jadi tanda tanya, karena Hasyim bukanlah anggota DPR. Ini juga untuk kedua kalinya Hasyim bikin ulah di DPR. Lantas bagaimana bisa orang yang bukan anggota DPR masuk dan bikin onar di Gedung DPR?

"Memang peraturannya kalau orang luar masuk DPR harus mengenakan tanda pengenal," kata salah seorang anggota Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR yang berjaga di Basement Nusantara I, Senayan, Jakarta, Jumat (6/12/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di pintu-pintu masuk DPR memang terpampang papan peringatan, 'Mohon Gunakan Tanda Pengenal Anda'. Namun apa jadinya jika orang asing itu dibawa oleh anggota DPR, seperti misalnya Hasyim yang dibawa masuk oleh Nasir?

"Wah, kita nggak berwenang kalau anggota DPR yang bawa," kata anggota Pamdal itu sambil mengangkat kedua tangannya.

Keonaran di Komisi IX yang melibatkan Wakil Ketua Komisi IX Irgan Chairul Mahfiz itu ternyata belum diketahui oleh Pamdal.

"Wah, kita malah baru tahu sekarang kalau ada ribut-ribut itu," ujar petugas Pamdal lain yang berjaga di Nusantara I, tempat Komisi IX berada.

Hasyim yang juga saudara kandung M Nazaruddin memang bukan sekali ini saja membuat onar. Dahulu, Hasyim juga pernah berbuat onar terhadap Sutan Bhatoegana.

"Oh, Hasyim yang orangnya agak gede itu ya. Mukanya mirip-mirip Nazaruddin itu kan. Dia kan memang pernah ribut-ribut dengan Sutan dulu," tutur anggota Pamdal yang enggan disebutkan namanya.

(dnu/van)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini