Keponakan: Tidak Ada Bukti Yasser Arafat Diracun

Keponakan: Tidak Ada Bukti Yasser Arafat Diracun

- detikNews
Selasa, 23 Nov 2004 10:53 WIB
Jakarta - Sebab-sebab meninggalnya Yasser Arafat masih meninggalkan tanda tanya. Rumor bahwa pemimpin legendaris Palestina itu diracun masih terus bergulir. Namun dokter-dokter Prancis yang melakukan tes pada mendiang Arafat tidak menemukan adanya jejak racun.Demikian disampaikan keponakan Arafat, Nasser al-Qidwa kepada wartawan di Paris, Prancis, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (23/11/2004). Namun diimbuhkannya bahwa dirinya tetap tidak bisa mengabaikan kemungkinan keracunan.Setelah menerima laporan medis mengenai kematian pamannya, Qidwa mengatakan bahwa masih belum ada penyebab jelas kematian Arafat. Meski tidak ada bukti kuat mengenai teori keracunan, namun kemungkinan itu tidak bisa dikesampingkan sama sekali."Saya belum ada waktu untuk mempelajari laporan (medis) itu dan jelas saya tidak kompeten karena saya bukan dokter," ujar Qidwa. "Namun tetap ada dua poin utama. Tidak ada diagnosis jelas mengenai alasan kematian, dan kedua, tes toksikologis dilakukan dan tidak ditemukan racun yang dikenal," tandas pria tersebut.Qidwa juga merupakan perwakilan Palestina di badan dunia PBB. Ia nantinya akan menyampaikan laporan setebal 558 halaman ke komite kementerian Palestina yang menyelidiki sebab-sebab kematian Arafat pada 11 November lalu."Tanda tanya tetap ada bagi kami karena kurangnya diagnosis," tutur Qidwa. Ketika ditanyakan mengenai keracunan, ia berujar, "Saya tidak menutup kemungkinan soal ini namun juga tidak memastikannya. Tidak ada bukti."Prancis memberlakukan aturan kerahasiaan medis yang ketat. Sehingga penyebab pasti meninggalnya Arafat tidak bisa diungkapkan kepada publik. Hal inilah yang memicu spekulasi di Timur Tengah bahwa Arafat diracun. (ita/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini