“Semua orang tinggal lihat di web (Jakarta.go.id) lengkap. Lengkap semua. Makanya kita juga minta sama anggota dewan, proses anggaran ini pun dipasang di youtube aja semua, biar orang dengar siapa yang ngomong siapa yang bela gitu loh,” kata Ahok di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21//11/2013).
Ia beralasan jika masyarakat juga perlu mengetahui proses perumusan anggaran APBD DKI di tangan anggota dewan. Ia kembali menuding adanya permainan anggaran oleh tubuh DPRD sehingga perlu dibuka ke ranah publik.
“Jadi jangan cuma nuntut yang akhirnya. Itukan dewan mainnya di depannya (saat penganggaran,” ucapnya.
Mengenai perumusan anggaran ini, Ahok memang kerap menuding anggota dewan bermain dengan oknum dari beberapa dinas di Pemprov DKI. Hal ini ditandainya dengan banyaknya anggaran ‘siluman’ pada RAPBDP 2013 yang sudah dicoretnya namun kembali muncul saat dibahas anggota dewan.
(mnb/gah)











































