"Saya minta kebesaran hati Dik Ical. Ical harus legowo menghitung fakta-fakta di lapangan demi kepentingan lebih besar," kata Zainal di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2013).
Elektabilitas Ical yang rendah bisa menyandera elektabilitas Partai Golkar yang masih tinggi. Untuk itu, Golkar harus membebaskan penyanderaan ini tanpa perlu menunggu kekalahan di Pileg 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ucapan Zainal ini senada dengan politisi senior Golkar Suhardiman yang menyatakan pencapresan Ical hanya buang-buang duit. Zainal awalnya tak menyangka Suhardiman bisa menyatakan kritik seobjektif itu.
"Saya kaget juga itu. Karena justru dulu Pak Suhardiman itu pendukung teras Pak Ical lho," ucapnya.
(van/nrl)










































