Polda Riau Bagikan Peta Mudik Gratis
Jumat, 12 Nov 2004 15:07 WIB
Pekanbaru - Untuk memudahkan arus mudik yang melintasi wilayah Riau, pihak kepolisian membagikan peta mudik gratis. Sejak memasuki awal bulan puasa, tercatat 38 kasus kecelakaan yang terjadi di Riau.Kapolda Riau Brigjen Deedy S Komaruddin didampingi Kadispen Polda Riau AKBP S Pandiangan mengungkapkan hal itu kepada detikcom, Jumat (12/11/2004) di ruang kerjanya Jl Sudirman Pekanbaru. Menurut Kadispen Polda Riau, peta mudik ini dibagikan untuk mempermudah arus mudik yang melintas di daerah Riau. "Peta ini sangat berguna bagi pengemudi umum yang pertama kali masuk ke wilayah Riau. Sebab di peta itu akan diberikan informasi yang akurat tentang daerah-daerah rawan kecelakaan," kata Pandiangan.Pandiangan menjelaskan, dalam peta mudik itu, pihaknya menjelaskan sejumlah titik rawan kecelakaan. Selain itu juga menjelaskan sejumlah jalan-jalan yang rusak serta rawan bencana alam."Dengan pembagian peta ini kita harapkan para sopir dapat berhati-hati melintasi sejumlah titik rawan kecelakaan di Riau. Kita juga menjelaskan sejumlah Posko mudik yang kita tempatkan di sejumlah titik rawan," kata Pandiangan.Selain peta, Polda Riau juga mendirikan sejumlah pos mudik untuk membantu lancarnya arus lalu lintas. Sebab, selama ini wilayah Riau merupakan jalur lintas tengah dari Jambi menuju Sumatera Barat atau Sumatera Utara. Dengan demikian Riau merupakan arus paling padat di Sumatera dalam jalur mudik. "Kita juga membuat posko medis untuk melakukan pengobatan gratis," kata Pandiangan.Sementara itu, dari data Jasa Raharja Provinsi Riau dilaporkan selama bulan Ramadan sampai H-4 telah terjadi 38 korban kecelakaan lalu lintas. Dari 38 kasus tersebut tiga orang di antaranya tewas di tempat sedangkan 35 orang mengalami luka-luka. "Dalam waku dekat ini kita akan memberikan dana santunan kepada korban jiwa," kata Kepala bagian Pelayanan Jasa Raharja Provinsi Riau, Abdul Nasir Hakim kepada wartawan, Jumat (12/11/2204) di ruang kerjanya Jl Sudirman Pekanbaru.Dia menyebutkan tiga korban meninggal dunia itu terjadi di wilayah Kandis, Duri, Bagan Bagu di Kabupaten Bengkalis, Riau. Selebihnya terjadi kecelakaan di sejumlah wilayah Riau. Dalam hal ini pihak Jasa Raharja akan memberikan dana santunan kepada korban meninggal dunia sebesar Rp 10 juta per orang. Sedangkan bagi mereka yang mengalami luka-luka akan mendapat dana santunan maksimal Rp 5 juta per orang."Kita tengah mendata sejumlah korban kelcekaan disesuaikan dengan kantor Jasa Raharja terdekat sesuai dengan alamat korban. Minal dalam pekan ini kita bisa memberikan dan santuan itu," kata Abdul Nasir.
(asy/)











































