Salah satu tetangga Firsyah bernama Nina (50) tak menyangka kejadian ini. Ia mengenang sosok pejabat BUMD DKI itu sebagai sosok yang ramah dan rendah hati.
"Dia anaknya ada dua perempuan semua, kelas 1 SD sama kelas 5 SD. Kalau pagi dia suka antar anak pakai motor ke sekolah. Saya tanya, 'kenapa pakai motor, Pak? Supaya irit bensin ya?' Eh dianya cuma tersenyum saja sambil mengangguk," ujar ibu rumah tangga yang juga berprofesi sebagai guru privat itu saat ditemui di rumah duka, Jalan Pondok Bambu Asri Selatan Blok Z No 41 RT 12/09 Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (6/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dua hari lalu dia lewat, orangnya baik, nggak ada yang aneh. Makanya saya kaget waktu dikasih tahu lewat telepon, gemetaran," ujar Elis.
Seperti yang diketahui, Firsyah ditemukan tewas tergantung dengan kabel listrik berwarna putih yang melilit di lehernya di lantai dua kediamannya. Polisi masih menyelidiki kasus ini.
(vid/tor)











































