Muhammad Y. Sitepu, salah seorang warga Desa Kuta Rayat, Kecamatan Naman Teran menyatakan, listrik sudah padam tiga kali pada Minggu (3/11/2013). Dua di antaranya terjadi malam ini.
“Tadi jam sembilan malam sempat hidup sebentar, ini sudah mati lagi. Gelap semua satu kecamatan ini. Maka warga bingung. Takutlah, gunung masih terus meletus, sementara listrik mati. Sudah begitu, sekarang hujan lebat. Bertubi-tubi masalahnya,” kata Sitepu sekitar pukul 22.30 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara warga desa lain yang jaraknya cukup jauh dari gunung juga tengah bersiap-siap. Sekiranya gunung meletus lebih hebat lagi, maka mereka juga akan mengungsi. Masalahnya, listrik padam dan hujan juga deras.
“Kalau listrik padam terus, dan warga harus mengungsi cepat, maka bisa terjadi kecelakaan atau masalah lain yang terjadi karena gelap. Ini PLN luar biasa tidak pedulinya, orang sudah kena bencana, masih lagi ditambah masalahnya,” tukas Sitepu.
Gunung Sinabung meletus pada hari ini sekitar pukul 01:26 dan pukul 16.15 WIB. Letusan itu menghembuskan asap bercampur abu vulkanik hingga ketinggian 7.000 meter. Letusan itu membuat pemerintah menaikkan status gunung itu dari ‘waspada’ menjadi ‘siaga’ dan itu artinya warga dalam radius tertentu harus mengungsi.
(rul/ahy)










































