Satu dari 25 orang pria asal Afrika yang polisi tangkap dalam kasus penipuan internet bernama Kelvin Kamara. Dia adalah WN Sierra Leone yang pernah memperkuat kesebelasan PSPS Pekanbaru.
"Dia pernah divonis dalam kasus yang sama," kata Kepala Subdit IT dan Cyber Crime Kombes Rahmad Wibowo, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (1/11/2013).
Penangkapan terhadap para pria asal Afrika pelaku penipuan internet tersebut berlangsung pada Kamis (30/10/2013) pagi di sebuah apartemen di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sebagian besar pelaku berkewarganegaraan Nigeria sementara Kelvin Kamara merupakan WN Sierra Leone.
Modus penipuan adalah membajak email dan berkirim rayuan ke akun facebook korban yang diketahui semuanya adalah wanita. Pelaku mengaku saudagar kaya yang akan ke Indonesia dengan membawa sejumlah perhiasan.
Kepada korban dikatan bahwa perhiasannya tertahan di kepabeanan Malaysia. "Mereka lalu meminta korbannya mengirim sejumlah uang untuk menebus kepabeanan agar perhiasan itu bisa lolos dan dibawa ke Indonesia," papar Rahmad.
Rahmad menambahkan, penyidik menemukan modus ini setelah melakukan pengecekan barang bukti komputer yang diperoleh di lokasi penangkapan di Apartemen MoI, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
"Didapatkan 5 email akun untuk membroadcast pesan ke 3.781 user Facebook yang berisi pesan bujukan dan rayuan," paparnya.
(ahy/lh)











































