Berduka, Puluhan Ribu Warga Palestina Turun ke Jalan
Kamis, 11 Nov 2004 14:34 WIB
Jakarta -
Puluhan ribu warga Palestina datang berduyun-duyun ke jalan-jalan di Jalur Gaza dan Tepi Barat, secara spontan mencurahkan duka cita mereka atas wafatnya Presiden Yasser Arafat, Kamis (11/11/2004). Belasan orang bersenjata melepaskan tembakan ke udara. Mereka berbaris rapi di jalan-jalan itu. Bendera Palestina juga dikibarkan. Klason dan terompet juga dibunyikan sebagai tanda berkabung mereka terhadap Arafat. Pemandangan serupa juga terjadi di Ramallah, istana Arafat. Di sini jugalah, Arafat akan dimakamkan pada (Jumat 12/11/2004) setelah disemayamkan di Mesir. Di Ramallah, bendera-bendera Palestina dikibarkan setengah tiang, tanda duka cita. Duka cita juga tampak di masjid-masjid di jalur Gaza. Semua masjid tampak mengeraskan lantunan ayat-ayat Al Quran. Sementara anak-anak membakar ban-ban di jalan-jalan utama, yang mengakibatkan asap hita, mengepul dan membumbung ke udara. Sejumlah orang juga menempelkan poster Arafat di dinding-dinding bangunan. "Dia telah kembali kepada Tuhan, tetapi dia masih sebagai orang yang besar," kata ajudan Arafat, Tayeb Abdul Rahim, seusai pengumuman meninggalnya Arafat. "Kita akan mengikuti langkahmu dan kita akan meneruskan di garis perjuanganmu," kata Abdul Rahim. Arafat meninggal dunia dalam usia 75 tahun di RS Percy di Paris, Prancis. Sebelumnya, Arafat dirawat di RS ini selama beberapa hari. Sempat terjadi kesimpangsiuran mengenai penyakit pemimpin Palestina ini. Sempat ada yang mengatakan Leukimia, keracunan, dan lain-lain.
(asy/)










































