PRT Mudik, Anak-anak Dibawa Mengantor
Kamis, 11 Nov 2004 10:54 WIB
Jakarta - Semua kantor pemerintah dan sebagian besar kantor swasta baru meliburkan pegawainya Sabtu (13/11/2004) depan. Tapi para mereka yang bekerja di sektor informal seperti pembantu rumah tangga (PRT), telah dapat jatah libur lebih dulu.Buntutnya, anak-anak kecil para majikan yang biasa diasuh PRT atau baby sitter, terpaksa diboyong ayah ibunya mengantor. "Kantor saya kayak taman kanak-kanak (TK)," komentar Ratna, seorang karyawati swasta yang berkantor di Jl.Hang Jebat, Jakarta Selatan, pada detikcom.Karena membawa "pasukan", bisa dimengerti jika orangtua sang anak tidak bisa bekerja optimal. "Hari ini seperti hari krida," sambung Ratna. Hari krida yang dimaksudnya adalah hari santai bagi pegawai dan diisi dengan jalan-jalan dan berbelanja. "Maklum, ini hari terakhir ngantor. Jumat besok sudah mulai libur," kata Ratna.Sementara itu, di pinggir jalan tampak sejumlah papan reklame menawarkan jasa PRT khusus untuk lebaran, menggantikan PRT tetap yang mudik. PRT khusus lebaran ini dibayar harian selama H-7 dan H+7. Per hari Rp 40 ribu-50 ribu. Jika dibandingkan PRT biasa yang bergaji bulanan, PRT khusus lebaran ini mengantongi gaji lebih banyak.
(nrl/)











































