Kiri, kanan dan depan mess adalah bangunan tak berpenghuni. Sementara bagian belakangnya berhimpitan dengan bangunan lainnya yang menghadap ke Jalan Antara.
Pedagang makanan di depan mess tampak sudah menutup lapaknya saat langit berubah gelap. Suara binatang malam masih dapat terdengar samar-samar saking sepinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pukul 21.00 WIB, Selasa (29/10/2013) malam, pintu gerbang yang terbuat dari besi telah ditutup. Pintu mess yang beralamat di Jalan Poseng I nomor 1 itu juga tak ada yang terbuka dan tak terdengar aktivitas dari luar.
Kepala Biro Hukum dan Humas MA Ridwan Mansyur mengatakan, mess tersebut
dibeli oleh Ikahi dengan kisaran harga Rp 6 miliar. Mess yang awalnya kost-kostan tersebut dibeli dengan uang iuran anggota. Hakim yang tergabung di Ikahi membayar iuran sekali seumur hidup sebesar Rp 1 juta.
(rna/asp)










































