Pemukiman warga yang dilanda banjir ini tersebar di beberapa kecamatan, namun yang cukup parah berada di Kecamatan Medan Maimun. Ada enam kelurahan yang terkena banjir di sini, yakni Kelurahan Sei Mati, Kampung Baru, Sukaraja, Jati, Hamdan dan Aur.
Warga menyatakan, air mulai mulai memasuki permukiman mereka sekitar pukul 01.00 WIB, Senin (28/10/2013). Ketinggian air terus naik hingga Senin siang.
"Jam satu pagi air sudah masuk, kita langsung siap-siap. Sampai sekarang air masih terus naik ini," kata Saniman, salah seorang korban banjir di Kelurahan Aur.
Akibat banjir ini, sejumlah warga terpaksa mengungsi sementara. Mereka berharap banjir segera surut sehingga dapat kembali ke rumahnya dengan segera.
Luapan sungai yang dipicu hujan deras di kawasan hulu, terus menyebabkan banjir Medan. Dalam dua pekan terakhir tercatat sudah lima kali terjadi banjir. Masing-masing akibat luapan Sungai Deli, Sungai Babura dan Sungai Belawan.
(rul/lh)











































