Kapolri Pantau Gerak-Gerik 4 Orang yang Diduga Teroris
Rabu, 10 Nov 2004 19:41 WIB
Jakarta - Kapolri Jendral Polisi Dai Bachtiar memastikan terus memantau gerak-gerik 4 orang yang diduga teroris yang dilepas beberapa hari lalu. Bila ada keterangan saksi atau bukti baru, tidak tertutup kemungkinan mereka akan diperiksa kembali. "Kita sudah bisa mengindentifikasi mereka dan keberadaannya selalu kita kita pantau. Karena bila ada info baru yang mengaitkan yang bersangkutan, ya kita akan tindak lanjuti," ujar Kapolri usai mengikuti acara buka puasa bersama di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/11/2004). Kapolri mengatakan bahwa keempatnya terbukti pernah mengikuti pelatihan di Gunung Peti, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat bersama dengan tersangka peledakan bom di depan Kedubes AS. Namun mereka akhirnya dilepas karena tidak cukup bukti. "Mereka kan mengadakan latihan di Sukabumi Selatan. Yang ikut beberapa orang, diantara mereka ada yang terlibat bom kuningan. Oleh karena itu orang-orang yang terlibat dalam pelatihan dicari semua. Setelah ditemukan, diinterogasi, kalau tidak cukup bukti tentu kita tidak bisa menahan mereka lebih lama lagi," jelas Kapolri. Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Paiman menegaskan polisi melepas empat orang yang diduga teroris di Sukabumi dan Bogor. Di Bogor dua orang itu berinisial W, 44 tahun, UY, 35 tahun yang dibebaskan kemarin Senin (8/11). Sedangkan di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, N alias I, 28 tahun, dan AJ alias AF, 27 tahun, dilepas kemarin Selasa (9/11). Mereka tidak terbukti turut serta dalam peledakan bom di depan Kedutaan Besar Australia, Kuningan. Mereka juga tidak terbukti ikut menyembunyikan pelaku pengeboman.
(dni/)











































