Seorang peserta Jakarta Marathon Festival bernama Sumarya (60) meninggal sebelum mencapai garis finish. Gubernur DKI Joko Widodo yang juga hadir dalam kegiatan itu mengaku belum mendapat kabar.
"Saya belum tahu, yang saya tahu ada satu dua yang dibawa ke rumah sakit," kata Jokowi usai meresmikan amphiteater di pinggiran Waduk Pluit, Pluit, Jakarta Utara, Minggu (27/10/2013).
Namun, Jokowi menduga tak ada kesalahan prosedur yang dilakukan panitia terkait kesehatan peserta sebelum mengikuti lomba. Peraturan dalam maraton ini juga telah sesuai dengan standar internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Bagian Medis Jakarta Marathon Iwan Kurniawan menyatakan Sumarya terjatuh dan pingsan saat melintasi Sarinah, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat. Kemudian ia dilarikan ke RS Jakarta namun nyawanya tak terselamatkan.
"Terjatuh di sekitar Sarinah pukul 06.15 WIB, dilarikan ke RS Jakarta dan dinyatakan meninggal pukul 07.15 WIB," ujar Iwan, di Monas, Jakarta, Minggu (27/10).
Informasi yang dihimpun Sumarya yang berusia 60 tahun merupakan rektor Sekolah Tinggi Seminari Mertoyudan. Namun panitia enggan menjelaskan detil identitas Sumarya.
(rna/bal)











































