Dinas Perhubungan DKI Jakarta mendukung sepenuhnya acara maraton dan pagelaran budaya tersebut. Kadishub Udar Pristono akan menyiagakan petugasnya di setiap putaran jalan, bekerja sama dengan petugas gabungan TNI dan Polri.
"Mengenai daerah ujung tempat berputar, dari pagi pukul 02.00 WIB dini hari kita akan bersama tentukan lintasannya," ujar Udar saat memberikan laporannya di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (26/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikcom di Silang Monas tampak panggung besar telah disiapkan untuk pegelaran acara minggu ini. Sedangkan 17 panggung di sepanjang lintas marathon akan mulai dibangun.
Kawasan silang Monas dipastikan harus steril pada pukul 00.00 WIB (27/10). Petugas Satpol PP sejak pukul 05.00 WIB, Minggu (27/10) akan menyisir PKL yang akan berjualan disekitar rute lari.
"Selain PKL, kita juga sudah menyisir spanduk-spanduk, personil satpol PP yang dikerahkan sebanyak 800 orang," ujar Kasatpol PP Kukuh Hadi Santoso.
TNI sendiri telah menyiapkan 550 orang personil. Sebanyak 500 di sepanjang rute dan 50 orang di sekitar Monas. "Kita bergerak dari pukul 05.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB siang," jelasnya
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Sudjarno mengatakan polisi menyiagakan 5.500 personil yang akan disiagakan sejak pukul 03.30 WIB.
"Pukul 03.30 sebelum lintasan dipakai akan dicek lagi oleh petugas kita. Kita juga minta petugas dari polsek lain, seperti Depok dan Jakarta Utara, sehingga pengamanan betul-betul steril," imbuhnya.
Menurutnya pengamanan harus dilakukan juga di gang kecil. Karena dikhawatirkan pengendara motor yang melihat jalan lengang langsung menerobos dan membahayakan keselamatan para pelari.
"Saran dari kita, sebelum pelari start, kita sweeper (bersihkan area) beberapa kali, kalau bisa kita sisir area sebanyak 5 kali. Jadi nanti masyarakat di sekitar itu rute terutama yang 42 km itu betul-betul clear," tuturnya.
"Kita harus betul-betul sukses dan tidak ada complain dari pelari," Pungkas Sudjarno.
(rni/fdn)











































