Jamaah Haji, Laporkan Saja Sopir Bus yang Minta Tips

Laporan dari Arab Saudi

Jamaah Haji, Laporkan Saja Sopir Bus yang Minta Tips

- detikNews
Kamis, 24 Okt 2013 16:52 WIB
Jamaah Haji, Laporkan Saja Sopir Bus yang Minta Tips
Kepala Daker Makkah, Arsyad Hidayat
Makkah - Jamaah haji Indonesia jangan segan-segan melaporkan apabila ada sopir bus yang mengantar keberangkatan pemulangan meminta tips. Sang sopir 'nakal' bisa terancam dipecat.

Pengumuman itu ditempel di bus-bus yang mengantar pemulangan jamaah haji dari Makkah menuju Bandara Jeddah. Edaran itu bertuliskan "Dilarang meminta uang tips (baqsis) kepada jamaah haji."

Jamaah haji yang ditarik tips diimbau segera melapor ke pengaduan transportasi: 0535039682 atau 0508932700.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau mereka melakukan pelanggaran, laporkan saja. Perusahaan transportasi akan tegas dan memecat sopir yang mengutip jamaah haji," kata Kepala Daker Makkah, Arsyad Hidayat, di Daker Makkah, Kamis (24/10/2013).

Menurut dia, hingga kini belum ada jamaah haji yang melapor soal permintaan tips dari sopir bus.

"Jamaah haji sudah bayar lebih terhadap pelayanan, pihak perusahaan juga harus diberi pelayanan yang lebih bagus, bus upgrade termasuk larangan sopir bus meminta tips," ujar Arsyad.

Ia menceritakan permintaan tips ini sempat dialami jamaah haji yang berangkat dari Madinah menuju Makkah menjelang wukuf. Hal ini berdasarkan laporan dari tim pengawas.

Pada musim haji tahun lalu, lanjut dia, ada sopir bus yang meminta tips dan tidak dipenuhi oleh jamaah haji. Akibatnya, sopir ugal-ugalan hingga terjadi tabrakan beruntun.

"Saya berharap tahun ini tidak akan terjadi," ujar Arsyad.

Arsyad menambahkan jamaah haji diberangkatkan dari Makkah ke Bandara Jeddah dengan bus-bus yang telah di-upgrade. Ada 8 perusahaan yang melayani transportasi jamaah haji telah meng-upgrade armadanya.

"Saya sudah mengkomunikasikan kepada Kasektor dan perusahaan transportasi supaya diinformasikan dengan benar. Kalau berangkat lebih dari 8 jam sebelum take off masa tunggu menjadi lama, jamaah bosan lebih baik istirahat di kamar. Meskipun kita sudah siapkan karpet enak di bandara," ungkap Arsyad.

(aan/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads