Jenazah Suardi dibawa menggunakan mobil ambulans milik RS Bhayangkara dengan pengawalan ketat tim Gegana Brimob Polda Sulselbar menuju kampung halaman Suardi di Desa Cebba, Kec. Amali, Kab. Bone, yang berjarak sekita 150 kilometer dari Makassar.
Kabid Dokkes Polda Sulselbar Kombes dr Umar Shahab menyebutkan hasil pemeriksaan sidik jari oleh tim Inafis dipastikan sesuai dengan identitas Suardi.
"Bekas luka tembakan hanya satu di sekitar dada, yang jemput adik Suardi, jenazahnya langsung diantar ke rumah duka," ujar Umar yang ditemui detikcom di depan ruang jenazah.
Tim Densus 88 dan Intel Brimob Detasemen C membuntuti mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi DD 567 WI sejak Rabu (16/10). Saat melintas di Desa Allinge, Kec. Ulaweng, sekitar 150 kilometer dari Makassar, mobil yang dikendarai Suardi, Jodi alias Umail (37), dan UK (17).
Saat berusaha ditangkap, Suardi melakukan perlawanan dengan berupaya menembak anggota Densus 88. Sedangkan Jodi dan UK (17) berhasil ditangkap hidup-hidup dan kini diamankan oleh Densus 88. Dari dalam mobil terduga teroris diamankan sepucuk pistol jenis baretta, 1 senapan angin, sebilah golok, dan 12 butir peluru kaliber 9 milimeter.
(mna/trw)











































