Pengacara Bantah Polisi: Jangankan Suami Istri, Pacaran Juga Sering Ribut

Tragedi Berdarah di Kalibata City

Pengacara Bantah Polisi: Jangankan Suami Istri, Pacaran Juga Sering Ribut

Moksa Hutasoit - detikNews
Jumat, 18 Okt 2013 08:15 WIB
Pengacara Bantah Polisi: Jangankan Suami Istri, Pacaran Juga Sering Ribut
Jakarta - Polisi menyebut salah satu motif yang membuat Gatot Supiartono tega membunuh Holly Angela Ayu (37) adalah persoalan cekcok. Benarkah tuduhan polisi tersebut?

Kuasa hukum Gatot, Afrian Bondjol tegas-tegas membantah motif yang disangkakan polisi itu. Menurut Afrian, masalah perselisihan di dalam rumah tangga merupakan hal yang lazim terjadi.

"Jangankan suami istri, pacaran saja sering ribut. Tapi apakah ini yang menjadi motif? Ini yang menjadi pertanyaan," kata Afrian Bondjol saat berbincang, Jumat (18/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai pejabat penting di institusi BPK, Afrian ragu Gatot merencanakan pembunuhan akibat motif itu. Terlebih lagi dengan prestasi Gatot yang cukup moncer. Namun dia mempersilakan penyidik untuk bisa mengembangkan perkara ini.

"Gatot yang seorang pejabat BPK penting, apakah mungkin dia bisa setega itu," sambung Afrian.

Gatot masuk ke BPK pada tahun 2005 dan langsung duduk di sebagai eselon dua di Inspektorat Utama. Kariernya langsung naik jadi pejabat eselon 1 selang beberapa tahun kemudian. Gatot Supiartono juga memiliki gelar berderet. Di data soal namanya, dia memiliki nama lengkap: Gatot Supiartono bergelar S.H., M.Acc., Ak., C.F.E.

Audit Polhukam dikenal cukup strategis di BPK. Beberapa kementerian yang masuk dalam wilayah pemeriksaan Gatot adalah Kementerian Luar Negeri, Kemenkum HAM, Kemenhan, Kemenhub, Kemenko Polhukam, Kejaksaan Agung, Polri, BIN, BNN, BMK, Lembaga Ketahanan Nasional, Dewan Ketahanan Nasional, Lembaga Sandi Negara, Komnas HAM, KPK dan KPU.

(mok/tfq)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads