"Memang kinerja ini banyak pertanyaan soal penanganan kasus korupsi (kasus Simulator SIM, dsb). Ada poin bahwa Sutarman amat loyal terhadap atasan. Bagi kita itu negatif," kata Komisioner Kompolnas Muhammad Nasser di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/10/2013).
Penilaian ini diungkapkan Kompolnas dalam rapat tertutup dengan Komisi III DPR, tadi. Nasser menceritakan, poin loyalitas ini sempat menjadi perbincangan seru dalam rapat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Kompolnas tak bergeming. Menurut Nasser, loyalitas korps harus ditanggalkan jika berhadapan dengan persoalan yang lebih besar. Kepentingan bangsa lebih penting daripada perkara loyalitas.
"Loyal terhadap atasan (Kapolri) itu perlu, tetapi ketika berhadapan dengan suasana yang bisa merusak kepentingan nasional, maka loyalitas terhadap atasan bisa dipertimbangkan kembali. Kita tadi berdebat soal itu," tegas Nasser.
Terlepas dari semua itu, Kompolnas tak mempermasalahkan jika Sutarman menjadi Kapolri. Kompolnas berharap agar Kepolisian bisa memperbaiki poin negatif itu.
"Kita tidak ada masalah (jika Sutarman jadi Kapolri)," pungkas Nasser.
(dnu/van)











































